Selasa, 03 April 2018

KANDUNGAN DAN MANFAAT DARI sayuran



KANDUNGAN DAN MANFAAT DARI :

1.      Cabai

Description: cabai


Cabai atau biasa disebut dengan cabe sering di gunakan untuk penambah sedap rasa dalam sebuah makanan. Terkadang juga cabai dimakan langsung, biasa di campur dengan gorengan.

Manfaat:
Cabai merah Besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang memilki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Orang melaporkan cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini adalah pada cabai hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat antikanker (Kilham 2006; Bano & Sivaramakrishnan 1980).

Cabai (Capsicum annum L) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan yang salah satunya adalah zat capsaicin yang berfungsi dalam mengendalikan penyakit kanker. Selain itu kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada cabai dapat memenuhi kebutuhan harian setiap orang, namun harus dikonsumsi secukupnya untuk menghindari nyeri lambung.





2.      Sawi
Description: Sawi
Sawi adalah sayuran yang di manfaatkan bunganya sebagai bahan pangan untuk di olah menjadi makanan. Sawi adalah sekelompok tumbuhan dari marga Brassica yang dimanfaatkan daun atau bunganya sebagai bahan pangan (sayuran), baik segar maupun diolah. Sawi mencakup beberapa spesies Brassica yang kadang-kadang mirip satu sama lain.

Manfaat Sawi Putih Mencegah Kanker
Hingga saat ini masih terus dilakukan berbagai penelitian untuk mengetahui seberapa besar manfaat sawi putih dalam mencegah timbulnya kanker. Laporan awal menyebutkan bahwa kandungan fruktan dalam sawi putihlah yang memiliki peranan besar dalam mencegah timbulnya kanker. Namun demikian, senyawa lain yang turut berperan positif dalam mencegah kanker adalah polifenol dan fitokimia. Sawi putih juga mengandung sifat obat penenang dan anti stres, kandungan sawi putih juga dimanfaatkan sebagai obat tidur, tantu saja obat tidur dari sawi putih relatif lebih aman jika dibandingkan dengan obat konvensional lainnya. Karena dapat membantu menghilangkan stres, maka secara tidak langsung sawi putih juga mengurangi kemungkinan penyakit jantung, insomnia, dan penuaan dini.
Sifat antibakteri yang terkandung dalam sayuran ini juga sangat berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh manusia. Senyawa polifenol sangat berperan penting dalam mencegah dan memerangi virus dan juga bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Selainitu polifenol juga dapat membantu mengeluarkan radikal bebas dari aliran darah dan mencegah tertular berbagai jenis penyakit. Karena merupakan salah satu sumber serat alami, mengkonsumsi sawi putih juga dapat membantu menurunkan berat badan karena sistem pencernaan di dalam tubuh terus terjaga. Sawi putih juga berperan dalam mengurangi jumlah hormon ghrelin, sehingga dapat mengurangi kemungkinan makan secara berlebihan dan membuat Anda tetap merasa kenyang. Meskipun telah dijelasakan ada banyak sekali manfaat sawi putih bagi kesehatan, namun sebaiknya anda tidak mengkonsumsi sayuran ini ketika sedang hamil. Karena sawi putih dapat merangsang menstruasi dan mungkin keguguran.










3.      Kentang

Description: kentang

Kentang adalah salah satu sayuran yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Sebutan nya “Kentang” juga. Tanaman kentang asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herbal (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi.

Manfaat:
  • Kentang Efektif Menurunkan Berat Badan Anda. Ini dikarenakan, kentang mengandung jumlah kalori yang relatif kecil atau sekirtar 26 kalori per satu kentang. Kentang juga akan membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Sehingga mampu mengontrol nafsu makan plus menurunkan berat badan anda.
  • Kentang Berperan Meningkatkan Sistem Kekebalan Pada Tubuh. Ini dikarenakan, kentang ternyata mengandung sumber vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga mampu menghindarkan seseorang dari berbagai serangan penyakit.
  • Kentang Ternyat Mampu Menurunkan Tekanan Darah. Ini dikarenakan, kentang mengandung kukoamin yang memiliki fungsi menurunkan tekanan pada darah.
  • Kentang Dapat Melindungi Dari Penyakit Kardiovaskular. Ini dikarenakan, kentang mengandung sejumlah besar flavonoid yang berperan besar dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah serta melindungi arteri tetap sehat dan jauh dari lemak yang menempel.
  • Kentang Mampu Melindungi Organ Pencernaan Tetap Sehat. Ini dikarenakan, kentang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Selain membuat pencernaan lebih sehat, kentang juga berperan besar untuk mencegah kanker usus besar.
  • Kentang Dapat Mengoptimalkan Fungsi Otak. Ini dikarenakan, kentang memiliki kandungan kadar glukosa yang seimbang, vitamin B kompleks, asam amino serta omega 3. Berbagai nutrisi tersebut dapat membuat kinerja otak lebih cepat dalam hal berpikir dan berkonsentrasi.
  • Kentang Mengandung Nutrisi Lengkap Untuk Kulit Anda. Ini dikarenakan, kentang memiliki kandungan vitamin C, B-kompleks, kalium, magnesium, zinc serta fosfor. Berbagai nutrisi tersebut dapat membuat kulit selalu sehat


1.      Jagung
Description: jagung


Jagung adalah salah satu sayuran yang sering di jadikan bahan makanan untuk di olah menjadi hidangan yang unik. Nah, salah satu olahan Jagung yang sangat populer di dunia adalah Popcorn. Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan, bulir jagung adalah pangan pokok, sebagaimana bagi sebagian penduduk Afrika dan beberapa daerah di Indonesia. Pada masa kini, jagung juga sudah menjadi komponen penting pakan ternak. Penggunaan lainnya adalah sebagai sumber minyak pangan dan bahan dasar tepung maizena. Berbagai produk turunan hasil jagung menjadi bahan baku berbagai produk industri

Manfaat:

  • Produk utama jagung adalah bijiannya (grain). Bijian sebenarnya adalah buah dan biji yang menyatu. Massa bijian terbesar diisi oleh endosperma yang kaya oleh [karbohidrat]. Dari bijian yang dihasilkan, jagung menjadi sumber pangan pokok manusia ketiga setelah gandum dan beras/padi. Bijian jagung dimanfaatkan sebagai pakan hewan, baik untuk unggas maupun ternak besar. Serapan terbesar di Indonesia sekarang adalah sebagai sumber pakan ternak. Olahan bijian juga diserap dalam industri pangan, farmasi, kosmetika, dan industri kimia.
  • Produk jagung penting lainnya adalah jagung tongkol. Jagung tongkol juga dipanen dalam usia sekitar tiga minggu setelah penyerbukan untuk dijadikan sayuran atau direbus serta dibakar. Jagung manis biasanya mengisi pangsa ini. Tongkol jagung yang masih muda dan belum berkembang penuh dipanen sebagai sayuran segar yang dikenal sebagai jagung semi atau babycorn.
  • Tanaman jagung utuh yang masih hijau dimanfaatkan oleh usaha tani peternakan sebagai hijauan. Kandungan protein tanaman jagung cukup tinggi sebagai sumber pakan bagi sapi dan kerbau. Bidang bioenergi mengembangkan tanaman jagung dengan kandungan selulosa tinggi untuk dimanfaatkan biomassanya sebagai sumber energi terbarukan.


4.      Jamur

Description: jamur manfaat

Jamur juga salah satu sayur yang dapat di jadikan makanan yang super lezat. Jamur juga bisa menjadi penganti protein hewani karena rasanya yang mirip. Cara hidup jamur lainnya adalah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya.Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Jamur berhabitat pada bermacam-macam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. Jamur dibedakan menjadi 4 divisio, yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota

Manfaat:

  • Tingkat Kolesterol rendah:
Jamur mengandung protein tanpa lemak, nol kolesterol, dan kandungan karbohidrat yang sangat rendah. Serat dan enzim tertentu pada jamur juga akan membantu menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, kandungan protein yang tinggi pada jamur membantu membakar kolesterol saat dicerna.

  • Baik untuk Diabetes:
Jamur bisa menjadi makanan diet rendah energi yang ideal bagi penderita diabetes. Hal ini karena jamur tanpa lemak, tanpa kolesterol, karbohidrat yang sangat rendah, protein tinggi, vitamin, mineral, dan serat. Selain itu, mereka mengandung insulin alami dan enzim yang membantu mogok gula atau pati makanan. Sekali lagi, jamur diketahui mengandung senyawa tertentu yang akan membantu fungsi hati, pankreas dan kelenjar endocrinal lainnya, sehingga meningkatkan pembentukan insulin dengan jumlah yang tepat. Penderita diabetes mudah terkena infeksi, terutama di kaki yang cenderung berlangsung lama. Antibiotik alami dalam jamur dapat membantu melindungi penderita diabetes dari infeksi yang ditakutkan.

  • Kanker Payudara dan Kanker Prostat:
Jamur sangat efektif dalam mencegah kanker payudara dan prostat, karena adanya Beta-glukan dan Asam Linoleat terkonjugasi yang memiliki sifat anti efek karsinogenik. Diantara keduanya, asam linoleat sangat membantu dalam menekan efek estrogen. Estrogen adalah faktor utama terjadinya kanker payudara pada wanita setelah menopause. Beta-glukan, di sisi lain juga akan menghambat pertumbuhan sel kanker pada kanker prostat. Selenium pada jamur sangat efektif dalam menghambat sel kanker.

  • Meningkatkan imunitas tubuh terhadap infeksi:
Ergothioneine, adalah antioksidan kuat yang ada dalam jamur, dan sangat efektif untuk memberikan perlindungan dari radikal bebas serta meningkatkan kekebalan tubuh. Jamur mengandung antibiotik alami (mirip dengan penisilin, dan itu memang diambil dari jamur) yang akan menghambat infeksi jamur, mikroba dan lain-lain. Jamur juga dapat membantu menyembuhkan borok ataupun luka berbisul dan melindungi dari infeksi. Kombinasi yang baik dari vitamin A, B-Kompleks dan C, ditemukan padqa jamur, juga bermanfaat untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

  • Berat Badan:
Lemak berlebih banyak dibakar untuk mencerna protein dalam makanan. Jamur kaya proteinnamun dengan karbohidrat rendah, tanpa lemak/kolesterol dan jumlah serat yang baik, tantunya baik untuk membantu tubuh untuk membakar lemak.

  • Manfaat lain Jamur:
Jamur adalah sayuran yang dikenal sebagai sumber kedua vitamin D setelah cod liver oil. Jamur juga kaya kalsium (baik untuk tulang), zat besi (menghindarkan anemia), kalium (sangat baik untuk menurunkan tekanan darah), tembaga (anti bakteri) dan selenium (sangat baik untuk kesehatan tulang, gigi, kuku, rambut dan sebagai anti oksidan). Sumber terbaik selenium biasanya dari protein hewani. Jadi, jamur bisa menjadi pilihan terbaik bagi vegetarian untuk memperoleh selenium.

Peringatan!

Jamur memang kaya manfaat bagi kesehatan, namun itu tak berlaku bagi semua jenis jamur. Jenis jamur tertentu justrru mengandung zat yang bersifat racun, dan bisa mengakibatkab efek yang fatal bagi kesehatan. Jangan pernah mengambil jamur di alam tanpa mengetahui dengan pasti jenisnya. Jika anda tak mengenal jenis jamur dengan baik, sebaiknya membeli jamur pada sumber yang terpercaya, yang menjamin jika jamur yang dijualadalah jamur konsumsi yang aman.

Senin, 02 April 2018

Sistem pertahanan tubuh



Sistem pertahanan tubuh


Tubuh manusia adalah konstan ditantang oleh bakteri, virus, parasit, radiasi matahari, dan polusi. Stres emosional atau fisiologis dari kejadian ini adalah tantangan lain untuk mempertahankan tubuh yang sehat. Biasanya kita dilindungi oleh sistem pertahanan tubuh, sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaga, dan cukup lengkap kebutuhan gizi untuk menjaga kesehatan. Kelebihan tantangan negatif, bagaimanapun, dapat menekan sistem pertahanan tubuh, sistem kekebalan tubuh, dan mengakibatkan berbagai penyakit dari moderat fatal.
Praktik medis saat ini adalah untuk mengobati penyakit saja. Infeksi bakteri dilawan dengan antibiotik, infeksi virus dengan antivirus dan infeksi parasit dengan antiparasit terbatas obat-obatan yang tersedia. Sistem pertahanan tubuh, sistem kekebalan tubuh, depresi disebabkan oleh stres emosional diobati dengan antidepresan atau obat penenang. Kekebalan depresi disebabkan oleh kekurangan gizi jarang diobati sama sekali, bahkan jika diakui, dan kemudian oleh saran untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat.
Pelatihan medis begitu sangat menekankan ke arah 'mengobati penyakit' yang 'mengobati pasien' umumnya diabaikan. Sebagai contoh, semua dokter tahu bahwa antibiotik oral tidak hanya membunuh patogen, tetapi juga penduduk bakteri dalam usus yang diperlukan untuk pencernaan. Mereka tahu bahwa antibiotik menyebabkan iritasi usus dan menguras konten gizi, terutama vitamin B kompleks. Hal ini sangat jarang Namun, bagi seorang dokter untuk meresepkan mengonsumsi yoghurt untuk membangun kembali terkuras flora usus atau untuk meresepkan vitamin B kompleks suplemen untuk membantu mengatasi defisit gizi yang disebabkan oleh antibiotik. Penyakit ini diobati, bukan pasien.
Pelatihan medis saat ini meliputi pengetahuan tentang sistem kekebalan tubuh dan makrofaga umumnya diakui sebagai komponen yang paling penting dari sistem pertahanan tubuh. Diakui bahwa makrofaga diaktifkan sangatlah penting untuk akhirnya "mengobati" setiap penyakit. Pertimbangan dari respon imun, terutama pengembangan vaksin atau metode menyelidiki menekan respon imun dalam rangka untuk meningkatkan succss atau transplantasi organ. Sistem imun bawaan, benar-benar diretor inisiator dan respons pertahanan tubuh, yang menjaga kesehatan tubuh yang selalu waspada dan konstan dasar ini diabaikan.
Sejak penyakit hanya terjadi ketika sistem kekebalan tubuh, sistem pertahanan tubuh kewalahan, akan terlihat jelas bahwa akan diperlukan untuk merangsang dan mengaktifkan dan meningkatkan aktivitas sistem pertahanan alam. Melalui salah satu kurangnya pengetahuan tentang "kecerdasan seluler" dari makrofaga atau kurangnya kesadaran akan metode merangsang dan mengaktifkan makrofaga, memperlakukan sistem pertahanan tubuh umumnya tidak dipertimbangkan. Hanya penyakit ini diobati, meningkatkan mekanisme pertahanan alami sama sekali tidak dipraktikkan.
Makrofaga yang diaktifkan melepaskan kaskade sitokina, yang melalui loop umpan balik, mengidentifikasi kondisi abnormal, berkomunikasi ini kembali ke makrofaga, yang kemudian mengaktifkan pertahanan yang sesuai respons terapeutik. Jika kondisi abnormal merupakan tumor, TNF, tumor necrosis factor yang dihasilkan. Jika tantangannya adalah bakteri, maka penduduk makrofaga meningkat untuk menelan dan Iyse bakteri yang mengganggu. Interferon dalam dirilis untuk mencegah bakteri dan virus reproduksi. Apa pun kondisi abnormal ada, makrofaga bertindak untuk membawa tubuh kembali sehat. "Normal" adalah sehat; yang makrofaga adalah indah "normalizer"
Dalam setiap "abnormal" kondisi kesehatan, stimulasi dan aktivasi dari sistem pertahanan tubuh terutama ditunjukkan. Ini dapat dilakukan dengan aman dan efektif. Sebuah produk dipatenkan, tidak beracun, GRAS (umumnya diakui sebagai aman oleh US Food and Drug Administration), dengan tidak ada laporan efek samping sekarang tersedia secara unik, bentuk sangat murni. Ratusan laporan ilmiah membuktikan kemampuan beta 1,3, 1,6, glucan dari ragi untuk merangsang dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Awalnya dikembangkan oleh Bayer Pharmaceuticals, 1,3,1,6 beta, manufaktur glucan paten diakuisisi oleh penemu Byron Donzis, ditingkatkan dan dipatenkan lagi dan dimurnikan lebih lanjut untuk menjadi produk yang benar-benar unik. Baru terobosan manufaktur telah mengakibatkan peningkatan dramatis dalam kemurnian dan potensi, yang membuat produk tersedia dengan biaya terjangkau.

Sistem Pertahanan Tubuh (Imunitas)

  1.  PENDAHULUAN • Imunitas adalah kemampuan tubuh untuk menahan atau menghilangkan benda asing atau sel abnormal yang berpotensi merugikan • Sistem imun adalah suatu sistem pertahanan internal yang berperan kunci dalam mengenal dan menghancurkan atau menetralkan benda-benda di dalam tubuh yang asing bagi “diri normal”.
  2. • Aktivitas yang terjadi di dalam sistem imun adalah: 1. Mempertahankan tubuh dari patogen invasif (mikroorganisme penyebab penyakit, misalnya bakteri dan virus) 2. Menyingkirkan sel yang “aus” dan jaringan yang rusak oleh trauma atau penyakit, memudahkan jalan untuk penyembuhan luka dan perbaikan jaringan
  3. . Mengenali dan menghancurkan sel abnormal. Fungsi ini yang dinamai immune surveillance, merupakan mekanisme pertahanan internal utama terhadap kanker 4. Melakukan respon imun yang tidak pada tempatnya yang menyebabkan alergi ataupun penyakit otoimun
  4. • Leukosit (sel darah putih / SDP) adalah merupakan sel efektor dalam sistem imun, yang bertanggung jawab dalam melaksanakan beragam strategi pertahanan imun
  5.  Fungsi Leukosit 1. Neutrofil adalah spesialis fagositik yang memiliki mobilitas tinggi serta mampu menelan dan menghancurkan bahan yang tidak diinginkan 2. Eosinofil berperan dalam reaksi alergik 3. Basofil mengeluarkan histamin dan heparin serta juga berperan dalam reaksi alergik 4. Monosit berubah menjadi makrofag, yaitu spesialis fagositik besar yang berada di jaringan
  6.  Limfosit, terdiri dari 2 tipe: a) Limfosit B (sel B), mengeluarkan antibodi yang secara tidak langsung menyebabkan destruksi benda asing (imunitas yang diperantarai oleh antibodi, imunitas humoral) b) Limfosit T (sel T), secara langsung menghancurkan sel yang terinfeksi virus dan sel mutan dengan mengeluarkan bahan- bahan kimia yang melubangi sel korban (imunitas yang diperantarai oleh sel imunitas selular)
  7.  LEUKOSIT
  8.  • Suatu Leukosit hanya berada dalam darah dalam waktu singkat • Sebagian besar leukosit keluar dari darah menuju ke jaringan dalam misi pertahanan
  9.  Jaringan Limfoid • Jaringan limfoid adalah jaringan yang memproduksi, menyimpan atau memproses limfosit • Jaringan ini mencakup sumsum tulang, kelenjar limfe, limpa, timus, tonsil, adenoid, apendiks dan agregat jaringan limfoid di lapisan dalam saluran cerna yang dinamai bercak Peyer atau gut-associated lymphoid tissue (GALT)
  10.  • Jaringan limfoid berfungsi untuk menghambat masuknya mikroorganisme sebelum mikroorganisme tersebut memiliki kesempatan untuk menyebar jauh, contoh: limfosit yang menempati tonsil dan adenoid berada, berespons terhadap mikroba yang terhirup, sementara mikroorganisme yang masuk melalui saluran cerna segera dihadapi oleh limfosit di apendiks dan GALT
  11.  • Timus dan sumsum tulang masing-masing berperan penting dalam memproses limfosit B dan T, untuk mempersiapkan keduanya melaksanakan strategi imun spesifik
  12. . RESPON IMUN BAWAAN dan NON SPESIFIK atau ADAPTIF dan SPESIFIK • Imunitas protektif dihasilkan oleh kerja sama dua komponen sistem imun yang terpisah tetapi saling bergantung: sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif atau didapat • Respon kedua sistem ini berbeda dalam waktu dan dalam selektivitas mekanisme pertahanannya
  13.  • Sistem imun bawaan mencakup respon imun nonspesifik tubuh yang bereaksi segera setelah adanya suatu agen yang mengancam • Respon nonspesifik ini adalah mekanisme pertahanan inheren (bawaan atau sudah ada) yang secara non-selektif mempertahankan tubuh dari benda asing atau materi abnormal apapun jenisnya, bahkan meskipun baru pertama kali terpapar
  14.  • Sistem imun adaptif atau didapat, adalah suatu sistem imun yang mengandalkan respon imun spesifik yang secara selektif menyerang benda asing tertentu yang tubuh pernah terpajan • Sistem imun adaptif memerlukan waktu cukup lama untuk menyerang dan mengalahkan musuh spesifik
  15.  SISTEM IMUN BAWAAN • Komponen-komponen sistem imun bawaan adalah neutrofil dan makrofag, dimana keduanya adalah spesialis fagositik dan sangat penting dalam pertahanan bawaan • Beberapa kelompok protein plasma juga berperan penting
  16.  • Sel-sel fagositik dipenuhi oleh protein membran plasma yang dinamai toll-like receptor (TLR) dan dijuluki sebagai “mata sistem imun bawaan” yang merupakan sensor imun untuk mengenali dan mengikat penanda-penanda pada bakteri sehingga sel efektor pada sistem imun bawaan ini akan “melihat” patogen sebagai sesuatu yang berbeda dari sel “diri”
  17.  • Dikenalinya patogen oleh TLR akan memicu fagosit untuk menelan dan menghancurkan mikroorganisme infeksius tersebut • Selain itu, pengaktifan TLR memicu sel fagositik mengeluarkan bahan-bahan kimia yang berperan dalam peradangan • Mekanisme sistem imun bawaan memberi kita respon yang cepat, tetapi terbatas dan non-slektif terhadap segala jenis ancaman
  18. . SISTEM IMUN DIDAPAT • Respon sistem imun didapat atau adaptif diperantarai oleh limfosit B dan T • Setiap sel B dan T dapat mengenal dan mempertahankan diri terhadap hanya satu tipe benda asing, misalnya suatu jenis bakteri • Sistem imun adaptif adalah alat tercanggih terhadap sebagian besar patogen
  19.  • Sasaran sistem imun adaptif bervariasi di antara orang-orang, bergantung pada jenis serangan imun yang dijumpai oleh orang tersebut • Selain itu sistem ini memperoleh kemampuan untuk secara lebih efisien memusnahkan musuh tertentu jika bertemu kembali dengan patogen yang sama
  20. . IMUNITAS BAWAAN • Pertahanan bawaan ini mencakup: 1. Peradangan, suatu respon nonspesifik terhadap cedera jaringan dimana spesialis- spesialis fagositik - neutrofil dan makrofag – berperan besar, bersama dengan asupan suportif dari tipe sel imun lain 2. Interferon, sekelompok protein yang secara nonspesifik mempertahankan sel dari infeksi virus
  21. . Natural killer cells, suatu kelompok khusus sel mirip limfosit yang secara spontan dan nonspesifik melisiskan (memecahkan) dan menghancurkan sel pejamu yang terinfeksi virus dan sel kanker 4. Sistem komplemen, sekelompok protein plasma inaktif, yang jika diaktifkan secara berurutan, akan merusak sel-sel asing dengan menyerang membran plasmanya
  22. . IMUNITAS DIDAPAT KONSEP UMUM • Respon imun adaptif spesifik adalah serangan selektif yang ditujukan untuk membatasi atau menetralkan sasaran tertentu yang secara spesifik, tubuh telah bersiap menghadapinya setelah mengalami pajanan sebelumnya
  23. . • Terdapat dua kelas respon imun didapat: 1. Imunitas yang diperantarai oleh antibodi atau imunitas humoral, yang melibatkan pembentukan antibodi oleh turunan limfosit B yang dikenal sebagai sel plasma 2. Imunitas yang diperantarai oleh sel atau imunitas selular yang melibatkan pembentukan limfosit T aktif, yang secara langsung menyerang sel yang tidak diinginkan
  24. . ASAL sel B dan sel T • Sel B berdiferensiasi dan mengalami pematangan di sumsum tulang • Untuk sel T, selama masa janin dan anak- anak dini, sebagian dari limfosit imatur sumsum tulang bermigrasi melalui darah ke timus, tempat sel-sel tersebut mengalami pemrosesan lebih lanjut menjadi limfosit T (dinamai berdasarkan tempat pematangan)
  25. . • Sel B dan T harus mampu secara spesifik mengenal sel atau bahan lain yang tidak diperlukan untuk dihancurkan atau dinetralkan karena berbeda dari sel normal atau tubuh sendiri, keberadaan antigen memungkinkan limfosit melakukan pembedaan tersebut • Antigen adalah molekul asing besar yang memicu respon imun spesifik terhadap dirinya jika masuk ke dalam tubuh
  26. . SEL PLASMA • Sel plasma menghasilkan antibodi yang dapat berikatan dengan jenis tertentu antigen yang merangsang pengaktifan sel plasma tersebut • Sel plasma pada hakikatnya adalah pabrik protein antibodi yang produktif yang menghasilkan hingga 2000 molekul antibodi per detik
  27. . SUBKELAS ANTIBODI 1. IgM, imunoglobulin yang berfungsi sebagai respon permukaan sel B untuk mengikat antigen dan disekresikan pada tahap-tahap awal respon sel plasma 2. IgG, imunoglobulin terbanyak dalam darah yang diproduksi dalam jumlah besar ketika tubuh kemudian terpajan pada antigen yang sama
  28. . • Antibodi IgM dan IgG secara bersama- sama menghasilkan sebagian besar dari respon imun spesifik terhadap bakteri peng-invasi dan beberapa jenis virus 3. IgE, imunoglobulin yang ikut melindungi tubuh dari cacing parasitik dan merupakan mediator antibodi untuk respon alergik umum, misalnya hay fever, asma, dan urtikaria
  29. . . IgA, imunoglobulin yang biasanya ditemukan dalam sekresi sistem pencernaan, pernapasan dan kemih-kelamin, serta dalam air susu dan air mata 5. IgD, imunoglobulin yang terdapat di permukaan banyak sel B, tetapi fungsinya belum banyak diketahui
  30. . SUBKELAS ANTIBODI
  31. . SEL IMUN MEMORI • Tidak semua limfosit B yang baru dibentuk oleh klon aktif berdiferensiasi menjadi sel plasma penghasil antibodi • Sebagian kecil berubah menjadi sel imun memori (memory immune cells)